Uji Coba Vaksin HIV – Sebuah Terobosan yang Menjanjikan

20111221-065425.jpg

Para peneliti dari Kanada telah menerima persetujuan dari FDA untuk memulai uji coba sebuah eksperimen yg cukup menjanjikan dalam pencarian vaksin HIV. Uji coba ini akan dimulai Januari 2012. Vaksim yang diujikan ini akan menjadi sebuah tonggak dalam sejarah pencegahan HIV karena caa kerjanya yang mirip dengan vaksin polio dan influenza. Cara kerjanya adalah dg menggunakan virus yg dilemahkan untuk mendapatkan respon kekebalan dari tubuh manusia tanpa menyebabkan infeksi. Disebutkan juga bahwa vaksin ini telah lolos melalui uji toksikologi. Belum pernah ada peneliti yg menggunakan metode ini terhadap upaya penemuam vaksin HIV sebelumnya. Sebelumnya upaya pengembangan vaksin hanya menggunakan sebagian kecil dari bahian virus atau menggunakan teknik DNA rekombinan.

Vaksin ini akan melalui tiga tahapan clinical trials, yaitu :

Fase 1. Dimulai awal Januari 2012 dengan melibatkan 30 orang yg HIV positif. Fase ini untuk sekali lagi melakukan uji keamanan.

Fase 2. Akan menilai respon kekebalan pada manusia dengan melibatkan 600 orang yg HIV negatif namun mempunyai risiko tinggi terinfeksi HIV.

Fase 3. Akan menilai efikasi dan efektifitas vaksin serta melibatkan 6000 relawan dengan status HIV negatif yg berisiko tinggi terinfeksi HIV.

Uji coba breakthrough lainnya adalah pada Berlin Patient, Timothy Ray Brown, yang telah sukses menjalani terapi transplantasi sumsum tulang pada Juni 2010 yang lalu. Namun terapi tersebut kurang realistis diterapkan pada 35 juta orang yang telah terinfeksi karena membutuhkan sumber daya yang sangat besar.
Semoga pengembangan vaksin terbaru ini bisa menjadi salah satu strategi pencegahan HIV di kemudian hari.

Sumber : Huftington Post